Dalam surat Yusuf Tuhan Menginformasikan kepada nabi Muhammad SAW dan kepada kita semua bahwa Yusuf bermimpi yang mimpinya sebagai berikut:
Ia bermimpi melihat matahari, bulan dan sebelas bintang semuanya sujud kepadanya.
Ayah Yusuf melarang Yusuf agar tidak menceritakan mimpinya itu kepada saudara-saudaranya agar mereka tidak akan melakukan sesuatu yang bakal merugikan dirinya.
Keterangan tambahan:
Ibrahim mempunyai anak yang bernama Iskhak
Iskhak mempunyai anak bernama Yakub
dan Yakub mempunyai anak bernama Yusuf
Istri Ibrahim Sarah, ibu Iskhak terkenal sangat cantik, jadi Yusuf ini mewarisi kerupawanan neneknya, sehingga Yusuf terkenal sangat cakap wajahnya. Bahkan paling cakap diseluruh dunia.
Tuhan Mengajari Yusuf ta'bir mimpi, hingga bisa mengartikan impian seseorang.
Yusuf dan Benyamin adalah kakak beradik anak dari istri Yakub yang satu, berbeda dengan 11 lelaki bersaudara anak dari istri Yakub lainnya.
Kesebelas bersaudara sebagai saudara tiri Yusuf sangat iri karena ayah mereka Yakub lebih menyayangi Yusuf di badingkan dengan mereka lainnya. Dan mereka bersepakat akan melenyapkan Yusuf dengan cara di masukkan ke dalam sebuah sumur, dengan tujuan agar di tolong dan di ambil oleh kafilah yang lewat dan di jual sebagai budak, dan mereka mengatakan pada Yakub ayah mereka bahwa Yusuf mati di makan srigala sambil membawa baju Yusuf yang mereka lumuri dengan darah biri-biri.
Yusuf tinggal di rumah seorang bangsawan pembesar di Mesir, sebelumnya Yusuf di beli oleh sepasang suami istri bangsawan yang tidak mempunyai anak, dan Yusuf diangkat sebagai anak angkat mereka.
Karena kesempurnaan paras dan figur Yusuf, Zulaiha istri Pembesar Mesir itu menggoda Yusuf agar mau berselingkuh dengannya, karena cintanya yang membara Zulaikha menutup semua pintu dan jendela, Yusuf sebagai manusia biasa walau tertarik pada ajakan Zulaikha tetapi melihat Tanda atau Petunjuk dari Tuhannya memilih berlari keluar pintu, tetapi ditarik oleh Zullaikha bajunya dari belakang hingga sobek, dan begitu pintu terbuka, mereka mendapati suami Zulaikha berdiri di depan pintu.
Zulaikha mengelak dengan cara mengadu pada suaminya bahwa Yusuf akan menggoda dirinya, tetapi saksi di rumah mengatakan kalau baju Yusuf sobek di bagian belakang yang salah adalah Zulaikha.
Suami Zulaikha meminta agar istrinya minta ampun kepada Tuhan.
Istri-istri bangsawan lain yang mendengar issue ini saling bergosip membicarakan dan menertawakan Zulaikha. Zulaikha panas hatinya dan mengajak para istri tersebut makan bersama plus makan buah-buahan sambil masing-masing di beri sebuah pisau tajam, dan ketika mereka sedang asyik mengupas buah-buahan Yusuf disuruh keluar oleh Zulaikha memperlihatkan diri kepada ibu-ibu itu, dan karena takjubnya melihat ketampanan yusuf maka banyak para ibu yang sedang mengupas buah-buahan itu melukai tangan mereka sendiri!
Karena tetap menolak ajakan Zulaikha dan para wanita itu dan tidak melayani kemauan mereka untuk selingkuh, maka Yusuf di penjara dan itu lebih disukainya dari pada melakukan perzinahan.
Yusuf walau di dalam penjara tetap berdakwah melakukan amar maruf nahi munkar dengan mengingatkan teman-temannya dalam sel agar hanya menyembah Allah saja, dan meninggalkan Tuhan-tuhan lain yang banyak macamnya pada masa itu.
Dua pemuda yang di tahan dalam sel bersama Yusuf bermimpi, yang satu bermimpi memeras anggur, dan yang satunya lagi bermimpi menjunjung roti di kepalanya dan sebagian roti dimakan burung. Mereka minta mimpinya diartikan oleh yusuf.
Yusuf menjawab bahwa yang memeras anggur akan dibebaskan, dan bekerja lagi melayani raja, dan yang satunya lagi akan di hukum salib dan sebagian kepalanya akan di makan oleh burung-burung. Dan semua yang dikatakan Yusuf itu menjadi kenyataan.
Raja Mesir kala itu juga bermimpi, ia melihat ada 7 ekor sapi betina gemuk di makan oleh 7 ekor sapi betina kurus, dan ia melihat ada 7 bulir gandum bagus, dan melihat 7 bulir gandung kering.
Tak seorangpun di istana bisa mengartikan impian itu, hingga pemuda yang di bebaskan dari tahanan ingat dan memberitahu akan Yusuf yang bisa mengartikan mimpi.
Yusuf mengartikan bahwa akan ada 7 tahun musim kemarau panjang, dan kemudian akan datang 7 tahun musim hujan yang mengakibatkan tanaman subur. Jadi Raja dinasehatkan agar 7 tahun menghemat hasil bumi untuk digunakan dalam 7 tahun masa kering, hingga tiba 7 tahun masa subur kembali.
Raja berpendapat bahwa Yusuf lah orang yang paling tepat untuk menghadapi masa sulit yang telah diprediksi itu, dan ia diangkat jadi bendaharawan Mesir sesuai keahlian dan permintaannya.
Yusuf jadi Pejabat tinggi terpandang setelah Raja, dan ketika musim kering tiba 11 saudaranya datang ke Mesir meminta tolong agar bisa membeli dengan harga murah di masa sulit bahan-bahan makanan. Mereka datang beberapa kali, hingga akhirnya tahu bahwa Pejabat Tinggi yang selalu menolong mereka adalah saudara tiri mereka Yusuf, dan akhirnya orang tua Yusuf dan ke sebelas saudara tirinya bersama Benyamin, adik kandung Yusuf pindah dan tinggal di Mesir, dan ketika mereka menghadap Yusuf terbukti benarlah impian Yusuf tentang matahari, bulan dan 11 bintang yang memberi hormat kepada Yusuf.
bacalah terus setelah klik: